20 Cara Memacu Perkembangan Otak Bayi | ||
Selasa, 18-November-2008 19:54:10 Oleh : Rahmi |
Antara ibu dan bayi yang baru lahir, dibutuhkan hubungan yang erat sehingga perkembangan otak dan penalaran bayi terpacu dengan kondisi yang ada disekitar. Berikut ini 20 cara yang dapat dilakukan, saat bayi masih berusia di bawah enam bulan:1. Lakukan pijatan-pijatan lembut pada tubuh bayi. 2. lakukan sesi regangan pada bayi. Luruskan kaki dan tangan bayi dengan lembut. Sebagai permulaan jangan paksa sampai lurus karena dapat menyakiti bayi. Lakukan dengan selembut mungkin dan anda berdua akan menikmati kebersamaan yang terjalin. 3. Saat mengganti popok atau menggendongnya, bicaralah padanya. Ceritakan apa yang sedang Anda lakukan padanya. Sehingga bayi akan belajar mengenai komunikasi dan bahasa. Anda juga akan mengajarkan sejak dini bagaimana cara bicara dan nada bicara yang digunakan. 4. Beberapa ibu/ayah berbicara dengan nada yang didramatisir saat bicara dengan bayinya. Ini yang disebut parentis (parentese) dan banyak dipraktekkan untuk menstimulasi otak bayi dan mengajar kemampuan bahasa lebih cepat. 5. Bernyanyilah pada bayi. Dengan pengulangan lirik atau pengulangan lagu akan membuat bayi belajar tentang kemampuan prediksi. 6. Tunjukkan pada bayi gambar-gambar sederhana, terutama dengan warna-warna yang mencolok dan tak lebih dari dua atau tiga obyek dalam satu gambar agar bayi tidak malah terpana/bengong. 7. Ciluk ba akan membantu bayi belajar mengenai obyek permanen. Jadi meski bayi anda tak dapat melihat Anda, ia merasakan bahwa Anda masih berada di sekitarnya. Ini akan membantu kepercayaan diri bayi yang merupakan hal mendasar pada setiap orang. 8. Meniru ekspresi muka dan suara bayi akan membuat bayi merasa bahwa dirinya memiliki pengaruh pada lingkungan sekitarnya. 9. Ubahlah posisi bayi sekurangnya setengah jam sekali, saat ia bangun. Letakkan ia di pangkuan, baringkan atau tengkurapkan ia. Sesekali biarkan ia duduk di ayunan dan ayunkan, sehingga membantunya mengetahui perbedaan di sekitarnya dan membuatnya tidak bosan. 10. Untuk melatih pendengarannya stimulasikan dengan suara disekelilingnya secara bergantian. Si kecil akan belajar untuk memfokuskan diri pada pendengaran dan menemukan obyek yang ia cari. 11. Beri bayi beberapa obyek untuk dipegang. Pastikan barang yang diberikan halus dan lembut (tidak kasar dan keras). Bantu bayi merasakan sentuhan atas tekstur suatu benda atau kain. 12. Saat bayi terlentang, gantung mainan anda sekitar 30 sentimeter dari wajahnya. Biarkan ia belajar memfokuskan mata pada obyek tertentu dan menikmati kesenangannya. 13. Saat dalam pangkuan, sesekali goyang-goyangkan kaki Anda perlahan. Banyak bayi yang menyukainya dan akan membantunya memahami pergerakan. 14. Beri bayi beberapa mainan yang dapat digigit. Pilihlah mainan yang aman dan tidak mudah tertelan. 15. Saat mulai besar, ajak ia bermain tepuk tangan dan menyanyi secara aktif. 16. Tunjukkan beberapa jenis binatang yang ada di sekelilingnya seperti, cicak, kucing atau kupu. Sebutkan dan beritahukan apa namanya. Si kecil mungkin akan menirukan satu suku kata dengan ucapan panjang, sebelum ia sendiri dapat mengucapkannya dengan lebih jelas. 17. Sesekali biarkan ia termenung atau terdiam karena sesuatu yang tidak kita ketahui. Biarkan ia menikmati ruangan yang sedikit gelap, ayunan dan suasana yang hening. Ini merupakan salah satu teknik relaksasi baginya. 18. Ajak si kecil jalan-jalan pagi untuk menghirup udara yang segar dan matahari pagi dan perkenalkan ia pada pengalaman baru. 19. Bercerita dapat membantunya mengenal ritme dan pola bicara. 20. Bisikkan kalau Anda sangat mencintai dan menyayanginya. Ia akan segera belajar apa arti cinta dan sayang sebelum ia dapat membalas ungkapan cinta dan sayang anda. |
